Pages

Kamis, 23 Juni 2011

Review Acara Psimfonesia

Pada hari Sabtu tanggal 18 Juni 2011, teman-teman dari Senat Mahasiswa Fakultas Psikologi Maranatha menggelar sebuah event bertajuk budaya dengan nama Psimfonesia. Acara ini dimulai pada pukul 15.00 dan berakhir pada pukul 23.00.
Acara Psimfonesia ini tidak semarak dengan banyak bintang tamu, psimfonesia hanya menampilkan 5 bintang tamu utama, seperti Teater Topeng Maranatha, MCUC, Sarasvati, Karinding Attack, dan Saratus Persen.
Acara ini dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diadakan di luar GSG. Acaranya meliputi voting hasil lomba pre event, terdapat stand-stand makanan, alat musik tradisional, dan masih banyak lagi.

review: FIKOMASSIVE “Cruising Around The World”

Fakutas Ilmu Komunikasi Unpad dengan Mahasiswa Humas C Fikom Unpad yang bekerja sama dengan Hima Humas, Hima Mankom dan HMJ mempersembahkan Festival Komunikasi Lintas Budaya dengan nama FIKOMASSIVE   Cruising Around The World” yang bertempat di sepanjang jalan Braga pendek pada tanggal 18 Juni 2011. Acara ini dibuat cukup unik dengan konsep open-air festival yang mengajak pengunjungnya berkeliling dunia dalam satu tempat dan menyuguhkan hiburan yang menarik sekaligus mengandung sisi edukasi yang tinggi bagi masyarakat kota Bandung.

3.591 PKL Gasibu Direlokasi Bulan Depan

Suasana Pasar Gasibu setiap hari minggu
Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di kawasan Gasibu akan direlokasi ke Jalan Wirayudha dan Jalan Japati mulai 3 Juli mendatang.
Ketua penataan PKL Gasibu, Timbul Butar Butar mengatakan, proses pendataan PKL Gasibu sudah selesai yakni sebanyak 4.300 pedagang dengan beragam komoditas. Menurut Timbul, 4.300 pedagang tidak bisa tertampung seluruhnya karena keterbatasan lahan yang hanya bisa menampung 1.500 PKL sehingga harus ada seleksi.

Cadangan Air PDAM Masih Cukup Saat Kemarau

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wening Kota Bandung menjamin kebutuhan air bersih selama musim kemarau di Kota Bandung masih cukup.
Direktur Air Minum PDAM Tirta Wening Tarda Setiawan mengatakan, sumber mata air PDAM berasal dari kawasan Bandung Utara, sampai saat ini kecepatan debit airnya masih normal yaitu 2.900 liter per detik, sampai memasuki musim kemarau ini belum ada penurunan kecepatan debit air tersebut.
"Musim kemarau tahun-tahun sebelumnya ada penurunan sampai  20 persen, tetapi tidak pernah kekurangan karena masih ada sumber mata air cadangan dari Situ Cileunca dan Cipanunjang," ujar Tardandi SMAN 2 Bandung Jalan Cihampelas, Kamis (23/6).

Rabu, 22 Juni 2011

Makaroni Panggang di Lapak Tepi Jalan

TIDAK ada makanan di rumah untuk santapan sehabis pulang dari tempat kerja atau kegiatan outdoor lainnya? Jangan khawatir,  cobalah cicipi makanan bercita rasa asing seperti makaroni panggang. Makanan khas Italia yang mulai digandrungi di Indonesia sejak tahun 2000-an ini kini banyak ditemukan di lapak-lapak kaki lima pinggiran jalan.

Semangkuk makaroni panggang ini berisi perpaduan makaroni, daging cincang, bawang bombay, dan saus tomat menjadi bahan utama menunya. Di atas bahan tersebut ditutupi oleh krim keju dan taburan keju parut.

Serbuk daun oregano dan daun basil yang ditambahkan ke dalamnya kian menguatkan cita rasa khas Italia pada semangkuk makaroni panggang ini. Kelezatan makanan Italia ini bisa didapatkan seharga Rp 11.000 di Zupa-zupa 888, Jalan Cijambe, Ujungberung, Bandung. (aa)

sumber

Diawali Modal Dengkul, Kini Raup Omzet Ratusan Juta (FEATURE Bebek Garang)

MENJADI seorang wirausahawan yang meraih kesuksesan, bukanlah hal yang mudah. Banyak kendala yang harus dialami seseorang untuk menjadi seorang wirausahawan.

Sejauh ini, permodalan menjadi kendala klasik bagi seseorang untuk merintis usaha. Namun, kesulitan finansial tidak harus menjadi hambatan atau membuat seseorang mengurungkan niatnya untuk menjadi pengusaha.

Itu dialami Ali Bagus Antra Suantra. Buktinya, anak muda asli Bandung tersebut, kini, menjelma menjadi seorang wirausahawan yang tergolong sukses. Kini, dia memiliki resto bernama Bebek Girang, yang berlokasi di Jalan Sulanjana 19 Bandung. Dia  balik itu, ternyata, Ali harus melakoni rintangan yang berliku dan tidak mudah.

"Ide awal terbentuknya Bebek Garang ini sekitar tiga tahun silam. Ketika itu, saya dan beberapa teman berkumpul. Saat itu, kami berbincang-bincang tentang dunia usaha. Itu karena kami memang ingin membuka usaha," kata Ali  seusai merebut Juara I Youth Start Up Icons di Hotel Aston Pasteur, Jalan Pasteur Bandung, Selasa (21/6).